Corporate Travel
Perjalanan Corporate Outing RSM di Bali: Team Building, Kintamani & Nuanu
Selama tiga hari di Bali, tim RSM mengikuti kegiatan sosial-budaya, beach team building, Jeep Tour Kintamani, dan kunjungan ke Nuanu. Simak cerita perjalanannya.

Pada 1–3 Oktober 2026, tim RSM mengadakan corporate outing di Bali melalui rangkaian kegiatan bertema Social Culture & Bonding. Selama tiga hari dua malam, perjalanan ini mempertemukan aktivitas sosial-budaya, permainan tim di pantai, pengalaman alam Kintamani, dan eksplorasi Nuanu dalam satu agenda bersama.
Perjalanan dimulai dengan penyambutan peserta di bandara, dilanjutkan dengan kunjungan ke sekolah dan kegiatan team building di Atlas Beach Club. Hari berikutnya membawa rombongan menuju Danau Batur, menjelajahi kawasan Black Lava dengan jeep, menikmati pengalaman kopi lokal, hingga mengunjungi Nuanu pada malam hari.
Bersama ConsciousTravel, berbagai kegiatan tersebut dirangkai menjadi sebuah perjalanan perusahaan yang tidak hanya berpusat pada satu tempat atau jenis aktivitas.
Berikut cerita tentang bagaimana corporate outing RSM berlangsung dari hari pertama hingga kepulangan.
Gambaran Perjalanan Corporate Outing RSM di Bali
Selama tiga hari, peserta mengikuti kegiatan dengan karakter yang cukup beragam. Ada kesempatan berinteraksi dengan komunitas lokal, bekerja sama dalam permainan kelompok, menikmati lanskap Bali, serta berkumpul dalam suasana yang lebih santai di luar lingkungan kantor.
Hari | Rangkaian kegiatan | Karakter pengalaman |
|---|---|---|
Day 1 — 1 Oktober | Kedatangan → SD Negeri 3 Tuban → Gula Bali → Atlas Beach Team Building → Dinner | Sosial-budaya, kebersamaan tim |
Day 2 — 2 Oktober | Floating Resto Danau Batur → Sharing Session → Jeep Tour Black Lava → Luwak Coffee Plantation → Nuanu | Diskusi, petualangan, eksplorasi |
Day 3 — 3 Oktober | Checkout → Transfer Bandara → Kepulangan | Penutup perjalanan |
Rangkaian tersebut memberikan ritme yang berbeda pada setiap hari. Hari pertama berfokus pada kedatangan, kegiatan bersama, dan team building. Hari kedua diisi dengan eksplorasi destinasi serta sesi berbagi. Hari terakhir menjadi waktu untuk menyelesaikan perjalanan dan kembali ke Jakarta.
Hari Pertama: Dari Kegiatan Sosial-Budaya hingga Team Building di Pantai
Penyambutan Peserta di Bandara Ngurah Rai
Perjalanan dimulai ketika rombongan RSM tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Peserta datang dalam dua kelompok kedatangan, kemudian disambut dan diarahkan menuju transportasi yang telah disiapkan.

Untuk perjalanan perusahaan dengan beberapa kelompok kedatangan, tahap awal seperti ini menjadi bagian penting dari pengalaman peserta. Sebelum agenda utama dimulai, rombongan perlu berkumpul, mendapatkan informasi perjalanan, dan bergerak menuju kegiatan berikutnya.
Setelah penyambutan dan agenda kedatangan, perjalanan berlanjut ke kegiatan sosial-budaya di kawasan Tuban.
Berbagi dan Mengenal Budaya Bali di SD Negeri 3 Tuban
Salah satu bagian yang membedakan outing RSM dari perjalanan wisata biasa adalah kunjungan ke SD Negeri 3 Tuban.
Kegiatan ini mempertemukan peserta perusahaan dengan lingkungan sekolah. Penyambutan menampilkan tarian tradisional Bali yang dibawakan oleh siswa, sementara agenda bersama juga mencakup penyerahan bingkisan dan interaksi dengan anak-anak.

Kehadiran unsur budaya dan kegiatan berbagi memberi pengalaman yang berbeda pada hari pertama. Peserta tidak hanya mengunjungi destinasi wisata, tetapi juga mendapat kesempatan mengenal sebagian kehidupan masyarakat setempat melalui kegiatan yang telah dikoordinasikan bersama sekolah.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bagaimana social dan cultural engagement dapat menjadi bagian dari perjalanan perusahaan. Bentuk dan pelaksanaannya tentu perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta kesepakatan bersama komunitas atau institusi yang terlibat.
Setelah agenda di sekolah, rombongan melanjutkan perjalanan untuk makan siang di Gula Bali, kemudian menuju akomodasi sebelum kegiatan sore.
Beach Team Building di Atlas Beach Club
Menjelang sore, suasana kegiatan berubah dari kunjungan sosial-budaya menjadi aktivitas kelompok yang lebih dinamis.
Rombongan menuju Atlas Beach Club, dengan kegiatan team building berlangsung di area Pantai Berawa.
Peserta diajak berkumpul, mengikuti pemanasan, membentuk kelompok, dan membuat yel-yel sebelum permainan dimulai. Rangkaian permainan dirancang dengan tantangan yang memerlukan koordinasi serta kerja sama antarpeserta.

Tiga permainan yang menjadi bagian dari kegiatan adalah:
- Dragon Straw Race, tantangan bergerak bersama dalam kelompok sambil menjaga sedotan.
- Estafet Air, memindahkan air secara berantai dengan strategi kelompok.
- Estafet Tepung, permainan koordinasi untuk memindahkan tepung antarpeserta.
Permainan tersebut memberi ruang bagi peserta untuk berinteraksi dengan rekan di luar rutinitas pekerjaan. Mulai dari menyusun strategi hingga menyesuaikan gerakan dengan anggota kelompok lain, aktivitas sederhana bisa menghadirkan momen yang spontan dan menghibur.
Di tengah suasana pantai menjelang malam, sesi ini menjadi salah satu bagian paling aktif dari hari pertama.
Dinner dan Kebersamaan di Atlas
Setelah rangkaian permainan selesai, peserta kembali berkumpul untuk acara malam di Atlas.

Kegiatan berlanjut dengan makan malam serta kesempatan untuk berbincang dan menikmati waktu bersama.
Perubahan suasana dari permainan di pasir menuju kegiatan santai di area makan memberi penutup yang berbeda bagi hari pertama. Setelah aktivitas yang membutuhkan energi dan koordinasi, peserta memiliki waktu untuk duduk bersama dan menikmati suasana malam.
Hari Kedua: Dari Danau Batur, Jeep Tour Kintamani, hingga Nuanu
Hari kedua membawa rombongan menuju kawasan Kintamani. Berbeda dari kegiatan pantai pada hari sebelumnya, agenda kali ini memadukan sesi bersama, pengalaman alam terbuka, kunjungan perkebunan kopi, dan eksplorasi destinasi kreatif.
Makan Siang di Floating Resto Danau Batur
Rombongan tiba di kawasan Kintamani sekitar pukul 11.00 WITA, kemudian langsung menuju Floating Resto Danau Batur untuk makan siang.
Setelah perjalanan dari area hotel, makan siang menjadi kesempatan untuk beristirahat dan berkumpul sebelum melanjutkan agenda berikutnya.
Suasana kawasan Danau Batur memberi latar yang berbeda dari kegiatan hari pertama. Jika sebelumnya peserta lebih banyak menghabiskan waktu di lingkungan sekolah dan pantai, kali ini perjalanan berlangsung di kawasan pegunungan Bali.
Sharing Session: Ruang untuk Berbincang di Tengah Perjalanan
Setelah makan siang, agenda dilanjutkan dengan sharing session.
Sesi ini memberi ruang bagi peserta untuk berkumpul dan mengikuti kegiatan diskusi bersama, sebelum kembali menjalani aktivitas luar ruangan.

Kehadiran sesi bersama di tengah perjalanan menjadi bagian menarik dari susunan outing RSM. Agenda perusahaan tidak harus seluruhnya berlangsung di ruang meeting formal atau seluruhnya diisi dengan aktivitas wisata.
Dalam perjalanan yang sama, perusahaan dapat mengalokasikan waktu untuk percakapan kelompok dan kegiatan bersama, kemudian melanjutkan program dengan pengalaman destinasi yang berbeda.
Jeep Tour Menjelajahi Kawasan Black Lava Kintamani
Selepas sharing session, rombongan melanjutkan kegiatan dengan jeep tour di kawasan Black Lava Kintamani.

Perjalanan menggunakan kendaraan jeep membawa peserta menikmati bentang alam vulkanik dengan hamparan batuan hitam dan lanskap pegunungan di sekitarnya.
Kegiatan ini menghadirkan perubahan suasana yang cukup terasa dibandingkan sesi makan siang dan diskusi sebelumnya. Peserta dapat menikmati perjalanan bersama, berhenti untuk dokumentasi, dan mengabadikan momen dengan latar alam Kintamani.
Bagi corporate outing, pengalaman destinasi seperti ini memberikan variasi kegiatan tanpa perlu menjadikan seluruh acara sebagai sesi kompetisi atau permainan kelompok.
Mengenal Kopi Lokal di Luwak Coffee Plantation
Setelah jeep tour, rombongan berkunjung ke Luwak Coffee Plantation.
Kunjungan ini memberi kesempatan kepada peserta untuk melihat kegiatan pengolahan kopi dan menikmati pengalaman mencicipi kopi dalam suasana yang lebih santai.

Perhentian ini menjadi jeda setelah aktivitas luar ruang di Kintamani, sekaligus memperkenalkan bagian lain dari pengalaman wisata Bali.
Momen sederhana seperti duduk bersama, berbincang, dan mencoba sajian lokal juga dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan kelompok.
Mengakhiri Hari dengan Eksplorasi Nuanu
Perjalanan hari kedua kemudian dilanjutkan menuju Nuanu.
Setelah pengalaman alam dan perkebunan kopi, Nuanu menghadirkan lingkungan yang berbeda, dengan ruang kreatif dan instalasi seni yang menjadi bagian dari kunjungan rombongan.

Peserta berkesempatan menjelajahi beberapa area dan mengabadikan foto bersama. Salah satu momen dokumentasi memperlihatkan rombongan berkumpul di depan instalasi seni berskala besar pada malam hari.
Kunjungan ke Nuanu menjadi penutup hari kedua yang kontras dengan suasana Kintamani: dari lanskap vulkanik dan perjalanan jeep menuju pengalaman seni serta ruang kreatif.
Hari Ketiga: Menutup Perjalanan dan Kembali ke Jakarta
Setelah dua hari dengan beragam kegiatan, hari ketiga difokuskan pada persiapan kepulangan.
Peserta menyelesaikan agenda di hotel, melakukan check-out, dan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Ngurah Rai sesuai kelompok keberangkatan masing-masing.
Tidak ada aktivitas wisata utama yang dipaksakan pada hari terakhir. Dengan jadwal kepulangan yang berbeda, fokusnya adalah memastikan perjalanan berakhir dengan nyaman.
Dari penyambutan di bandara hingga kepulangan, corporate outing RSM telah membawa peserta melalui pengalaman sosial-budaya, kerja sama kelompok, eksplorasi alam, dan kegiatan santai bersama.
Apa yang Membuat Perjalanan RSM Berbeda?
Corporate outing ini menarik bukan karena banyaknya destinasi semata, tetapi karena setiap bagian mempunyai karakter tersendiri.
Kegiatan sosial dan budaya membuka perjalanan dengan pengalaman berinteraksi bersama lingkungan sekolah di Bali.
Team building di pantai menghadirkan suasana aktif dan permainan yang membutuhkan kerja sama kelompok.
Sharing session menyediakan waktu khusus bagi peserta untuk berkumpul dan berbincang di tengah perjalanan.
Kintamani dan Nuanu melengkapi pengalaman dengan dua suasana destinasi yang berbeda: alam vulkanik dan ruang kreatif.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan perusahaan tidak harus dibatasi pada satu format. Ada ruang untuk menggabungkan aktivitas terstruktur dengan pengalaman destinasi dan waktu santai.
Pelajaran untuk Merancang Corporate Outing 3 Hari di Bali
Dari rangkaian perjalanan RSM, ada beberapa pertimbangan yang dapat digunakan perusahaan ketika menyiapkan outing dengan durasi serupa.
Pertama, pilih kegiatan dengan tujuan yang berbeda. Team building, kunjungan budaya, sharing session, dan eksplorasi destinasi tidak perlu memberikan pengalaman yang sama. Keberagaman aktivitas membantu menyusun perjalanan yang lebih bervariasi.
Kedua, perhatikan perpindahan antarlokasi. Perjalanan dari kawasan Bali Selatan ke Kintamani dan kemudian ke Nuanu perlu memperhitungkan waktu berkendara, waktu berkumpul, serta jeda istirahat peserta.
Ketiga, sisakan ruang untuk kebersamaan yang tidak terlalu terstruktur. Makan siang, coffee stop, dan dinner memberi kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi tanpa harus selalu mengikuti instruksi kegiatan.
Keempat, rencanakan kedatangan dan kepulangan berdasarkan jadwal rombongan. Apabila peserta datang atau kembali dalam beberapa kelompok, koordinasi transportasi dan akomodasi menjadi bagian penting dari perjalanan.
Setiap perusahaan tentu mempunyai kebutuhan berbeda. Susunan outing untuk tim yang lebih menyukai kegiatan santai tidak harus sama dengan kelompok yang ingin lebih banyak petualangan.
Yang terpenting adalah menyusun kegiatan berdasarkan tujuan perusahaan, profil peserta, dan waktu yang tersedia.
Merencanakan Corporate Outing Bersama ConsciousTravel
Perjalanan RSM menunjukkan salah satu cara menggabungkan kegiatan tim, interaksi sosial-budaya, dan pengalaman destinasi dalam corporate outing di Bali.
Melalui ConsciousTravel, perusahaan dapat mendiskusikan kebutuhan perjalanan dan menyusun rangkaian kegiatan berdasarkan tujuan, jumlah peserta, durasi, serta karakter tim.
Setiap perjalanan dapat memiliki susunan berbeda. Pengalaman RSM merupakan salah satu contoh perjalanan yang sudah terlaksana, bukan itinerary tetap yang harus diikuti perusahaan lain.
CORPORATE OUTING BALI
Ingin Merancang Corporate Outing di Bali?
Ceritakan tujuan perjalanan, jumlah peserta, durasi, dan pengalaman yang ingin dibangun. Tim ConsciousTravel dapat membantu menyusun perjalanan perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan tim Anda.
Diskusikan Rencana Outing


